Rabu, 31 Juli 2013

Di Kelas

Selamat berjumpa kembali kawan.
Hari ini aku akan melanjutkan cerita ku kemarin. Jadi, kemarin aku sudah menceritakan kepada kalian tentang aktivitas ku pada pagi hari, sekarang aku akan menceritakan hal apa saja yang ku lakukan di sekolah.

Ku mulai dari pintu gerbang. Biasanya kami bersalaman dengan bapak dan ibu guru ketika kami memasuki lingkungan sekolah, beliau-beliau berdiri di ruang masuk sekolah sambil menyalami kami dengan senyuman khas. Namun akhir-akhir ini kami mendapatkan tamu dari Universitas, mereka adalah mahasiswa dan mahasiswi, mereka juga ikut menyalami kami. Mereka ikut mengajar kami bilamana ada waktu yang kosong, aku sendiri tidak tahu nama Universitas mereka, wajarlah, karena saat mereka memperkenalkan diri, aku tak begitu mendengar suaranya, bisa jadi karena suaranya yang lirih, ataukah aku sendiri yang ramai?

Mungkin karena aku terlalu ramai saat mengikuti pembelajaran, begitu juga dengan teman-teman sebelah ku, depan ku, belakang ku.
Saat di kelas, aku dan teman-teman di sekitar ku memang biasa ramai, apalagi kalau saat pelajaran yang membosankan. Walaupun begitu, kami tetap menaati peraturan dan menjalankan perintah bapak dan ibu guru. Itulah kami.

Kelas ku, beranggotakan dua puluh enam orang, mereka bervariasi. Secara fisik, rata-rata sama, tapi ada juga yang badannya menjulang tinggi ke angkasa, ada yang gendut, ada yang kerempeng, seperti ku. Secara rohani, ada yang galak, nakal, yang ramah, sopan, ada juga yang aneh, dia laki-laki.

Kelas ku, memiliki seorang wali kelas yang mengajar Bahasa Inggris, beliau adalah Bu Sri Hartati.
Pada saat jam kosong, kami diisi oleh dua mahasiswa, mereka dari Flores. Bang Yos dan Bung Denis namanya. Bang Yos orangnya seru, asik, dan lucu. Bung Denis orangnya baik, tapi masih malu-malu.

Pada waktu istirahat dan jam kosong, aku dan teman ku biasa main game di handphone, aku biasanya meminjam handphone milik dua orang teman ku, kadang-kadang milik Mahendra, kadang-kadang Kevin. Tapi paling sering milik Kevin, karena dia jarang menggunakannya, jadi kalau tidak dimanfaatkan rugi, bukan?

Ya, itu tadi adalah cerita ku di kelas, akan aku lanjutkan besok, sampai jumpa kawan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar