Hari ini hari yang indah, bukan? Tentu saja iya bagiku. Aku bersyukur masih diberi kesempatan hidup untuk hari ini, kemarin, kemarin lusa, dan seterusnya. Tak terkira aku masih diberi nafas oleh-Nya, nafas yang ku hembuskan setiap hari ini merupakan nafas yang sungguh berarti, oleh karena itu aku bersyukur atas kehendak-Nya, yang telah memberikan nafas ini kepadaku sehingga menjadikan hari ini terasa indah. Memang benar, bersyukur itu indah kawan.
Perkenalkan, aku hanyalah seorang anak yang sedang menggenggam sebatang pena. Pena bukan sembarang pena. Pena ini kusebut dengan pena pahlawan, mengapa? Pena ini nantinya akan membawa ku menuju masa depanku menjadi seorang pahlawan kehidupan. Artinya, aku akan bersama pena ini sampai dewasa nanti. Entahlah, rencana ini berhasil atau tidak, yang memutuskan adalah Dia. Sebagai manusia, aku hanya bisa merencanakan, tak ada salahnya bukan?
Kurasa cukup sekian dulu perkenalanku, sampai jumpa kawan.
(Berselang sampai Oktober, 2018, sebelum ganti alamat blog).
Well, kini aku kembali kawan. Dahulu yang tadinya aku ingin menjadi seorang pahlawan kehidupan. Ternyata sekarang aku hanya ingin menjadi seorang manusia biasa yang hidup di antara kalian. Berusaha menekuni satu hal saja dalam hidupku, karena dulunya aku yang mungkin terlalu ambisius dalam mengejar (banyak) cita-cita. Kini, adalah sekarang. Artinya, lupakan masa lalu dan tetap menatap masa depan atau esok hari.
So, kita lihat bagaimana kelanjutan ceritaku besok. Bye bye kawan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar